Relawan TIK Indonesia, solusi untuk mengembangkan SDM TIK di Indonesia

Perkembangan teknologi digital terus menantang pemerintah untuk meningkatkan diri, merubah pola pikir dan budaya kerja, partisipasi aktif publik, penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Dan untuk memenuhi berbagai hal tersebut, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri.

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika meng-inisiasi pembentukan satu organisasi sosial kemasyarakatan yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Organisasi ini diberi nama Relawan TIK Indonesia.

Relawan TIK Indonesia berdiri pada 4 Juli 2011 di Bogor dalam acara Forum Koordinasi, Komunikasi, Kolaborasi, dan Kerjasama Komunitas TIK. Anggota Relawan TIK Indonesia memiliki latar belakang akademisi, mahasiswa, dosen, pegawai swasta, pegiat Linux, blogger dan sebagainya.

Secara nasional, Relawan TIK Indonesia memiliki misi untuk berkontribusi dan partisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan, kemasyarakatan serta berperan dalam tugas kemanusiaan, dengan cara mengoptimalkan pemanfaatan TIK bagi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia.

Relawan TIK Indonesia memiliki 4 program kerja antara lain

  • Keanggotaan dan Organisasi, meliputi: Penetapan syarat anggota, Rekruitmen anggota, Pembentukan kepengurusan sampai tingkat daerah
  • Capacity Building, meliputi: Penyusunan kurikulum dan modul pelatihan, Pembekalan (TOT) bagi para relawan, Sharing knowledge via web, milis dan media sosial
  • Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat, meliputi: Pelatihan TIK ke berbagai elemen masyarakat, optimalisasi web dan media sosial sebagai media edukasi, roadshow ke sekolah dan perguran tinggi
  • Kemitraan, meliputi: kerjasama dengan instansi pemerintah pusat dan daerah, kerjasama dengan berbagai organisasi relawan yang sudah terbentuk, kerjasama dengan lembaga donor atau perusahaan

Program yang sudah berjalan sepanjang didirikannya antara lain Pelatihan bagi masyarakat di perkotaan maupun pedesaan dalam memanfaatkan TIK dalam meningkatkan produktivitasnya. Setiap Relawan TIK daerah berkolaborasi dengan pemerintah setempat menyelenggarakan program literasi digital sesuai dengan kebutuhan di wilayahnya.

Seperti misalnya yang dijalankan adalah program REGOS atau Relawan TIK Goes To School. Program tahunan ini merupakan kerjasama dengan International IT Volunteer (IIV) sejak 2012, dimana para relawan TIK yang berasal dari Korea Selatan turut berpartisipasi aktif melakukan sosialisasi pemanfaatan Internet Cerdas dan Kreatif (INCAKAP) serta memberik

 

 

an pelatihan coding sederhana bagi siswa SMP dan SMK di beberapa Kota di Indonesia.

Sementara geliat Relawan TIK Indonesia bersama penggiat Gerakan Desa Membangun di pedesaan adalah dengan memberikan literasi dan mendorong desa-desa agar melek IT dan melakukan publikasinya melalui media online adalah dengan program desa.id yang sudah berjalan sejak tahun 2013.

Saat ini Relawan TIK Indonesia telah memiliki sekitar 30 koordinator daerah yang tersebar diseluruh penjuru tanah air. Sedangkan untuk pengurus pusat Relawan TIK saat ini di ketuai oleh Fajar Eri Dianto yang dibantu Ketua Harian, Unggul Sagena.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *