Relawan TIK dan INCAKAP Raih Runner Up pada WSIS 2018

Relawan TIK

Jenewa – Relawan TIK dan INCAKAP dengan karakter Digironya berhasil menjadi Runner Up (peringkat kedua terbaik) pada forum WSIS Prizes 2018 di Jenewa, Swiss pada tanggal 19-23 Maret 2018 dengan kategori Pengembangan SDM. Untuk juara pertama (Winner) juga diraih oleh Kominfo dengan program Indonesiabaik.id untuk kategori media. Selain Relawan TIK dan INCAKAP, Indonesia juga berhasil meraih juara kedua untuk program Siberkreasi dengan kategori Promosi ICT untuk Pembangunan. Delegasi Indonesia yang menghadiri ajang WSIS Prizes tersebut dipimpin oleh Duta Besar/Wakil Tetap Indonesia di Jenewa, Kemkominfo, PTRI Jenewa, pemrakarsa Siberkreasi dan Ketua Relawan TIK berserta timnya.

Selain pemenang (Champion) dari Kemkominfo, Indonesia juga berhasil meraih 9 gelar juara kedua terbaik dengan kategori sebagai berikut:

  1. Knowledge Building toward Indonesian Digital Society – CFDS UGM, Kategori 1 : Promosi ICT untuk Pembangunan
  2. National Movement on Digital Literacy – SIBERKREASI, Kategori 1 : Promosi ICT untuk Pembangunan
  3. Broadband Internet Access with Focus on Affirmative Policy – BP3TI Kominfo, Kategori 2 : Infrastruktur TIK
  4. Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaaan – Relawan TIK Pemalang, Kategori 3 : Akses kepada Informasi dan Pengetahuan
  5. Relawan TIK Goes to School – Relawan TIK Bogor, Kategori 4 : Pengembangan SDM
  6. Internet CAKAP – APTIKA Kominfo, Kategori 4 : Pengembangan SDM
  7. Lacak Malaria – Malaria Center Halmahera Selatan, Kategori 10 : e-Health
  8. MedUp Healthcare Platform – MedUp Indonesia, Kategori 10 : e-Health
  9. Kerjabilitas Job Portal for Persons with Disabilities – Sarjana Indonesia, Kategori 12 : e-Pekerja
  10. Baktiku Negeriku – Serikat Pekerja Telkomsel, Kategori 13 : e-Agrikrultur
  11. Tambo: News Media – Tambo Indonesia, Kategori 16 : Media

Relawan TIK merupakan suatu gerakan masyarakat TIK yang terdiri dari berbagai latar belakang, seperti mahasiswa, dosen, pegawai swasta, penggiat open source, blogger, yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Sedangkan Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif (INCAKAP) merupakan suatu program untuk mensosialisasikan penggunaan Internet yang dapat memberi manfaat baik bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

Pada Ajang WSIS Prizes kali ini ada sebanyak 700 karya dari berbagai Negara yang dilombakan yang masuk dalam 18 kategori. Karya-karya tersebut kemudian dinilai oleh masyarakat melalui voting, kemudian dipilih lima karya sebagai Champion untuk setiap kategorinya. Lima Champion yang terpilih kemudian dinilai oleh Tim Expert ITU untuk kemudian ditetapkan satu Winner-nya. Dibanding tahun lalu dimana Indonesia hanya meraih empat Champion, Indonesia tahun ini berhasil mencapai peningkatan dengan meraih juara sebanyak 12 Champion di 8 kategori. (cdp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.