MANADO, MANADONEWS – Sertifikasi ini merupakan upaya mendorong daya saing tenaga kerja Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan menciptakan Agen Perubahan Indonesia yang berkompeten di bidang Teknologi Informasi.

Kegiatan Sertifikasi ini diselenggarakan di 5 Kota; Bandung, Manado, Surabaya, Makassar dan Jogjakarta. Untuk kota Manado, kegiatan digelar sejak tanggal 22 sampai 23 Juni 2016 bertempat di gedung Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik UNSRAT, Jalan Kampus, Bahu, Malalayang.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Direktur Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkary, selanjutnya oleh Dekan Fakultas Teknik UNSRAT Prof. Dr. Ir. Jefrey I Kindangen, DEA yang sekaligus membuka secara resmi acara pelatihan dan sertifikasi agen perubahan Informatika.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penyerahan sertifikat uncapan terimakasih dari Kementerian Kominfo kepada Dinas Kominfo Kota Manado, Dekan Fakultas Teknik UNSRAT, Perwakilan INIXINDO dan Relawan TIK Sulawesi Utara.

Adapun 5 skema dari pelatihan dan sertifikasi ini diantaranya; Pemrograman, Pengadministrasian Database, Pengadministrasian Keamanan Jaringan, Pengelolaan Keamanan Informasi, dan Pengelolaan Layanan Teknologi Informasi. Peserta dapat memilih 3 pilihan dari 5 skema yang ada.

Relawan TIK Sulut mendukung penuh kegiatan yang dihadiri sebanyak 264 orang peserta sertifikasi dari berbagai kalangan ini.

Sama halnya dengan Fakultas Teknik UNSRAT sebagai tempat uji kompetensi (TUK) mendukung sertifikasi profesi dibidang TIK dalam menghadapi MEA.

Selain acara sertifikasi, juga digelar pengukuhan Relawan TIK Unsrat bertempat di aula Mapalus kantor Gubernur Sulut, pada Kamis (23 Juni 2016) kemarin. Dalam pelantikan tersebut terpilih sebagai ketua Relawan TIK Unsrat Arie S. M. Lumenta ST MT.

Direktur APTIKA Kemkominfo, Septriana Tangkary berharap hal tersebut menjadikan mahasiswa KKT Unsrat sebagai ujung tombak agen perubahan Informatika. Serta Output dari KKT adalah website desa.